Bedah 5 Hoax Kesehatan bersama Komunitas Ibu Canggih. Image

Bedah 5 Hoax Kesehatan bersama Komunitas Ibu Canggih

Komunitas Ibu-Ibu Canggih @Ibu2Canggih kembali mengadakan acara edukatif untuk para ibu di seluruh Indonesia. Kali ini, komunitas ibu di Instagram tersebut mengadakan webinar yang mengupas tuntas mengenai berbagai hoax kesehatan ibu dan anak secara ilmiah.

Seperti diketahui, banyak sekali mitos yang beredar mengenai kesehatan ibu dan anak, misalnya bayi tidak boleh keluar rumah sebelum berusia 40 hari karena hal-hal yang berbau mistis, ibu yang baru melahirkan tidak boleh tidur siang, dan lain-lain.

Agar tidak salah kaprah, Komunitas Ibu Canggih @Ibu2Canggih mengundang dr. Nofiyanty Nicolas, Sp.A untuk membahas mitos-mitos tersebut dari sisi ilmiah dalam webinar yang dihadiri ratusan ibu. Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-1 Komunitas Ibu Canggih @Ibu2Canggih dengan tema “The Power of Ibu-Ibu Canggih”.

Lalu, apa saja hoax kesehatan ibu dan anak yang dibahas dalam webinar tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Jangan memeras cucian bayi terlalu kencang karena akan membuat bayi gelisah

Banyak hal bisa membuat bayi gelisah dan mungkin terbangun sepanjang malam, namun salah satunya bukan karena Ibu memeras cucian bayi terlalu kencang. 

“Bayi gelisah bisa dikarenakan lapar, popoknya basah, kegerahan, atau kolik. Bila Ibu khawatir dengan kondisi bayi, silakan berkonsultasi dengan dokter, salah satu yang tercepat adalah melalui aplikasi telemedicine,” ujar dr. Nofiyanty dalam Webinar Komunitas Ibu Canggih @Ibu2Canggih bertajuk “Parenting Canggih untuk Ibu Canggih: Bedah Hoax Kesehatan” bersama Entrostop, Sabtu (6/11).

2. Ibu yang baru melahirkan tidak boleh tidur siang karena bisa mengakibatkan darah naik ke mata

“Ini sudah jelas hoax kesehatan ya. Ibu yang baru melahirkan justru disarankan tidur yang cukup agar stamina dan kesehatan juga terjaga,” tambah dr. Nofiyanty.

Tidur siang juga bisa dijadikan ajang penebusan setelah semalaman begadang menemani bayi baru lahir. Tidur siang juga bisa membantu ibu menurunkan stres pascamelahirkan yang sering melanda para ibu baru.

3. ASI yang bening (foremilk) tidak bagus untuk bayi karena bisa bikin bayi masuk angin

Faktanya, air susu ibu (ASI) yang bening, disebut foremilk, juga memegang peranan penting dalam tumbuh-kembang bayi.

“Selain berfungsi sebagai air yang menghilangkan dahaga bayi, foremilk juga mengandung laktosa yang penting untuk pembentukan otak bayi, serta protein yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta mempercepat pembentukan saraf dan jaringan tubuh bayi,” kata dr Nofiyanty.

4. Feses bayi bisa berbentuk biji cabe kalau ibu menyusui makan makanan pedas 

Feses bayi berbiji bisa disebabkan oleh beberapa hal, namun pada umumnya masih dalam kondisi normal. Feses berbiji juga tidak selalu mengindikasikan bayi diare karena definisi diare ini salah satunya feses yang cair dan keluar dengan frekuensi sangat sering dalam 1 hari.

“Diare pada bayi sendiri banyak penyebabnya. Tetapi kalau dibilang diare karena ibunya suka makan makanan pedas, itu termasuk hoax kesehatan ya,” kata dr. Nofiyanty.

5. Bayi tidak boleh keluar rumah sebelum 40 hari karena bisa ‘ketempelan’

Membawa bayi keluar rumah sebelum usianya 40 hari memang tidak disarankan, kecuali untuk berjemur atau imunisasi. Namun, alasannya bukan karena mistis, seperti ‘ketempelan’ makhluk halus.

“Bayi usia 40 hari ke bawah masih rentan terkena penyakit dari luar karena antibodinya belum terbentuk sempurna,” tandas dr. Nofiyanty.

Bila Ibu memiliki keluhan kesehatan atau khawatir dengan kondisi anak, tambah dr Nofiyanty, sebaiknya periksakan ke dokter. Salah satu cara tercepat untuk berkonsultasi dengan dokter, namun tetap reliabel, ialah melalui telemedicine, salah satunya KlikDokter.

Berlangsung meriah

Berbagai hoax kesehatan yang dikupas dalam acara ini menyedot perhatian ratusan Ibu yang juga aktif bertanya dalam webinar tersebut. Selain itu, acara ini juga diliput oleh berbagai media nasional, seperti Kompas.com, Suara.com, dan Woman Indonesia. 

Selain didukung oleh Entrostop dan KlikDokter, perayaan ulang tahun ke-1 Komunitas Ibu Canggih @Ibu2Canggih juga didukung oleh sejumlah sponsor, antara lain Mama’s Choice, Hometown Dairy, Duta, LingoTalk, Hai Bunda, dan Cerebrofort Marine Gummy.Bila Anda ingin bekerja sama dengan Komunitas Ibu Canggih, silakan hubungi via Direct Message Instagram @Ibu2Canggih atau e-mail ke community@bertsolution.com. Anda juga dapat mengirimkan pesan melalui WhatsApp di (+62)813-2603-5476.

Artikel Terkait

Danone Indonesia dan Ibu2Canggih Ajak Para Ibu Sukseskan ‘Bersama Cegah Stunting’
Digital Activation
Danone Indonesia dan Ibu2Canggih Ajak Para Ibu Sukseskan ‘Bersama Cegah Stunting’
Target menurunkan angka stunting di Indonesia menjadi 14% pada 2024 butuh komitmen dari semua pihak, terlebih prevalensi balita stunting menurut SSGI 2021 masih...
01 Apr 2022
Tanda Kesehatan Mental Ibu Tidak Baik-Baik Saja
Digital Activation
Tanda Kesehatan Mental Ibu Tidak Baik-Baik Saja
Di masa pandemi COVID-19 ini, seorang ibu bukan hanya harus memperhatikan kesehatan fisik keluarga. Kesehatan mental ibu juga tidak boleh...
11 Feb 2022
4 Langkah Mencapai Work-Life Balance
Digital Activation
4 Langkah Mencapai Work-Life Balance
Istilah work-life balance kian populer belakangan ini, terutama di kalangan anak muda yang berstatus pekerja. Work-life balance sendiri mengacu pada...
02 Feb 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.

20 + 4 =