4 Langkah Mencapai Work-Life Balance. Image

4 Langkah Mencapai Work-Life Balance

Istilah work-life balance kian populer belakangan ini, terutama di kalangan anak muda yang berstatus pekerja. Work-life balance sendiri mengacu pada kondisi ketika seseorang dapat membagi waktu antara kehidupan profesional dan pribadi dengan sama baiknya.

Menurut survei yang dilakukan oleh American Psychological Association dan Harris Interactive, anak muda memiliki tingkat stres yang cukup tinggi, yaitu 5,4 dari skala 10. Salah satu penyebab stres para generasi millenial adalah tuntutan yang tinggi dari lingkungan sehingga mereka merasa harus bekerja ekstra keras agar tidak dicap pribadi yang gagal.Data tersebut tentu mengkhawatirkan, terlebih mengingat anak-anak muda diproyeksikan akan mengambil 75% dari angkatan kerja pada tahun 2025. Untuk menghindari dampak buruk stres berlebihan ini, anak-anak muda juga harus ditingkatkan kesadarannya tentang work-life balance.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan work-life balance?

Work-life balance bukan hanya berarti pengurangan jam kerja.

Anda tetap dituntut untuk menjalani tanggung jawab profesi sebaik mungkin dalam waktu yang sesingkat mungkin agar Anda masih memiliki waktu untuk beristirahat, melipir dari rutinitas, bahkan melakukan self-healing bersama keluarga.

Ketika work-life balance tercapai, Anda justru bisa menjadi pribadi yang lebih kreatif serta performa pekerjaan dapat meningkat karena fisik dan mental Anda punya waktu untuk di-charge kembali. Sebaliknya, pekerja yang tidak punya waktu untuk dirinya sendiri cenderung lebih mudah stres dan burnout dalam menghadapi tekanan profesi.

Mencapai work-life balance bukan hal yang sulit, tapi juga tidak mudah, terutama bagi Anda yang workaholic. Namun, Anda dapat mencoba kiat-kiat ini untuk mencapai keseimbangan kehidupan dan pekerjaan yang lebih baik:

  • Terapkan batasan. Anda perlu melakukan batasan yang jelas untuk memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ketika sedang tidak dalam jam kerja, Anda berhak untuk tidak melakukan pekerjaan dan fokus melakukan kehidupan pribadi, seperti beristirahat, menghabiskan waktu bersama keluarga, me-time, dan sebagainya.
  • Fokus pada hal-hal penting. Anda dapat memprioritaskan tugas dan acara mulai dari yang paling penting. Dengan begini, Anda dapat bekerja dengan lebih efektif.
  • Jangan takut bilang “tidak”. Hindari menerima tugas atau undangan karena rasa bersalah atau merasa tidak enak dengan atasan maupun rekan kerja. Jika pekerjaan itu bukan tanggung jawab, Anda berhak menolak. 
  • Berinvestasi untuk pengembangan pribadi. Kantor Anda bukan satu-satunya tempat untuk belajar dan berkembang. Luangkan waktu untuk mempelajari skill baru, seperti belajar bahasa asing, menjadi sukarelawan, melakukan hobi, atau menguasai keterampilan baru. Memiliki minat di luar pekerjaan akan menghindari rasa jenuh dan memberikan pola pikir yang lebih luas. 

Anda tidak harus bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat. Sebaliknya, Anda juga tidak boleh terlalu santai sehingga pekerjaan Anda menumpuk. Keseimbangan menjadi hal penting dalam menjalankan kehidupan. 

Lakukan bersama Komunitas Ikan Galau

Berbagai cara bisa Anda lakukan untuk menerapkan work-life balance, salah satunya bergabung dengan Komunitas Ikatan Generasi Anti Galau (@ikan.galau). Komunitas Ikan Galau berfokus pada kesehatan mental dalam karier. 

Komunitas ini terdiri dari anak-anak muda mulai dari fresh graduate, job seeker, first jobber, maupun karyawan tetap yang saling menguatkan dalam menjalani tuntutan profesi.

Para anggota komunitas ini aktif melakukan berbagai kegiatan, seperti sharing online via Instagram dan WhatsApp Group, hingga menghadiri webinar maupun kelas online bersama para expert.

Meskipun belum genap satu tahun, Komunitas Ikan Galau sudah memiliki lebih dari 16.000 pengikut di Instagram-nya. Banyaknya member yang sudah gabung di Komunitas Ikan Galau didorong oleh berbagai kolaborasi yang telah dilakukan oleh komunitas tersebut, termasuk bersama brand, antara lain Cupola.id, Sambojaliveaboard, Psylution, Riliv, dan lain-lain. 

Akun Instagram dari Komunitas Ikan Galau memiliki rata-rata engagement rate sebesar 10,36% dengan jumlah reach 277,466 akun dan rata-rata likes post sebanyak 350. Angka tersebut menggambarkan bahwa komunitas ini aktif dalam menyebarluaskan kebutuhan tentang kesehatan mental dan tentunya tentang work-life balance. Jika brand Anda ingin menjadi bagian dalam meningkatkan work-life balance, Anda dapat mengontak Komunitas Ikan Galau melalui e-mail ke community@bertsolution.com atau pesan WhatsApp ke (+62) 813 2603 5476. Anda juga dapat klik di sini untuk mengetahui lebih dalam tentang servis BERT’s lainnya.

Artikel Terkait

Danone Indonesia dan Ibu2Canggih Ajak Para Ibu Sukseskan ‘Bersama Cegah Stunting’
Digital Activation
Danone Indonesia dan Ibu2Canggih Ajak Para Ibu Sukseskan ‘Bersama Cegah Stunting’
Target menurunkan angka stunting di Indonesia menjadi 14% pada 2024 butuh komitmen dari semua pihak, terlebih prevalensi balita stunting menurut SSGI 2021 masih...
01 Apr 2022
Tanda Kesehatan Mental Ibu Tidak Baik-Baik Saja
Digital Activation
Tanda Kesehatan Mental Ibu Tidak Baik-Baik Saja
Di masa pandemi COVID-19 ini, seorang ibu bukan hanya harus memperhatikan kesehatan fisik keluarga. Kesehatan mental ibu juga tidak boleh...
11 Feb 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × three =